Hari Ini : Sabtu Wage, 23 Juni 2018 Sekarang Jam : 09:37:14
Naya tampil di depan teman-teman sekolah
Lokasi : , Pengiriman berita : Jumat, 3 November 2017 | 08.15 AM

KegiatanNayahani Imara Wijaya pemenang juara 1 lomba dongeng tingkat nasional tampil dihadapan teman-teman sekolahnya. Penampilan naya setelah diadakan senam rutin hari jumat. Tema atau judul yang diangkat adalan ‘’ Persahabatan tikus dan singa’’. Teman sekolah atau siswa SD Model Sleman sangat antusias sekali mendengarkan cerita yang dibawakan naya. Isi cerita itu adalah sebagai berikut : disebuah hutan yang dipenuhi pepohonan hijau nan rindang. Hiduplah keluarga tikus, mereka sedang menikmati suasana siang itu dengan banyak di rumah. Suasana yang agak sepi dengan semilir angin yang membuat siap saja akan mengantuk, Tak hanya keluarga tikus yang hari itu sedang bermalas-malasan di rumah. Hampir semua binatang berbaring tidur siang dengan nyenyak kecuali seekor anak tikus yang menggoyang-goyangkan kumisnya dan bermain-main dengan bayangannya. Dia lari kian kemari berputar-putar, dia sangat bergembira menikmati siang yang hangat itu.
Karena terlalu senang bermain, dengan berputar-putar mengejar ekornya sendiri sampai dia tak sadar telah jauh meninggalkan rumahnya. Saking asyiknya berlari-larian tanpa sengaja dia menubruk seekor singa besar yang sedang berbaring malas di bawah pohon. Tikus itu tidak menyadari dia telah menabrak sang Raja Hutan, yang disangkanya hanya sebatang dahan pohon. Baru dia tersadar ketika dia melewati hidung sang Singa dan merasakan panasnya hembusan nafas yang keluar dari lubang hidungnya.
Si Raja Hutan bergeming, hidungnya terasa gatal. Dia membuka satu matanya dan melihat seekor tikus abu abu di hadapannya, lalu ...Happp!! Dengan secepat kilat cakarnya menjepit ekor si tikus kecil. Si tikus mencicit ketakutan,"Jangan! Jangan wahai Raja Hutanku! Kasihanilah aku!" Dia berusaha melepaskan ekornya dari cengkeraman cakar sang Singa dengan putus asa. Tapi dia tidak bisa melepaskannya dan setiap kali sang Singa mengaum keras seperti halilintar, tubuhnya bergetar ketakutan. "Jangan! Jangan!" si Tikus bergidik "Jangan wahai Tuanku Raja! Kasihanilah aku. Lepaskanlah cakarmu dan biarkan aku pergi."
Tapi sang Singa malah meneriakinya lebih keras lagi dengan aumannya. Si Tikus mengumpulkan seluruh keberaniannya, lalu berkata membujuk, "Tentunya anda sang Raja Hutan tidak mau mengotori cakar Yang Mulia dengan darah tikus yang tidak berguna ini. Mohon lepaskanlah hamba!" Dan sang Singa malah menekan buntutnya lebih keras lagi dengan cakarnya. "Oh Rajaku! Jika engkau berkenan melepaskanku, suatu hari nanti aku akan menolongmu!"
Sang Raja Hutan tertawa terbahak-bahak "Hahahahahah..... apa aku tak salah dengar???!!!" Kata sang Singa kepada Tikus Muda. "dengan apa kamu akan menolongku??" tanya Singa karena merasa lucu mendengar perkataan terakhir si Tikus Muda. Si Tikus Muda hanya diam saja sambil menggigil ketakutan. Karena merasa kasihan, akhirnya Singa melepaskan cengkeramannya dan membiarkan si Tikus Muda itu pergi melarikan diri.
Beberapa bulan kemudian, si Tikus yang sedang berjalan jalan di hutan mendengar suara auman keras dari balik semak belukar. Dia mencari asal suara itu dan dia menemukan sahabatnya sang Singa terperangkap di dalam jaring pemburu. Sekarang sang Raja Hutan yang berguling-guling berusaha melepaskan diri dari perangkap, tetapi semakin keras dia berusaha, jeratnya semakin kencang. Si Tikus segera menyadari apa yang terjadi dan dengan cepat dia menggigiti jaring, dan tak lama kemudian sang Raja Hutan telah bebas.
"Kebaikan pasti akan dibalas kebaikan," demikian kata si Tikus sambil lari bermain lagi berkejaran dengan bayangannya, meninggalkan Singa yang masih bengong menatapnya. Sejak saat itu Singa bersahabat baik dengan Si Tikus Muda dan keluarganya. Kemanapun singa pergi berburu, si Tikus muda selalu ikut menemaninya.
Pesan Moral Cerita Dongeng Fabel Singa dan Tikus adalah : Berbuatlah kebaikan sebanyak mungkin, Niscaya perbuatan baik akan dibalas dengan kebaikan, balasan itu pasti datang dari Tuhan. (efendi)

   

PRESTASI TK DAN SD MODEL

ANDA PENGUNJUNG KE
Pengunjung Website TK dan SD Model Kabupaten Sleman
PENCARIAN CEPAT
MARI BELAJAR

AGENDA TERBARU
Jumat, 11 Mei 2018 | 08:08:56
Wisuda TPA TK dan SD Model Sleman 2018

Jumat, 30 April 2018 | 16:08:56
Satu Dasawarsa TK dan SD Model Sleman

Jumat, 27 April 2018 | 16:08:56
DPK Sleman Gelar Jambore Literasi

Rabu, 26 April 2018 | 16:08:56
SD Model Sleman Juara 1 Lomba Perpustakaan

Sabtu, 21 April 2018 | 08:00:56
Hari Kartini SD Model 2018

Kamis, 19 April 2018 | 08:00:56
Kunjungan dari Singapore International Foundation

Selasa, 20 Maret 2018 | 12:34:07
Kunjungan dari SD Negeri Gemolong, Sragen

Kamis, 18 Februari 2018 | 08:00:58
Diklat Pembelajaran SBdP

Senin, 20 November 2017 | 09.50 AM
Ceri Juara 1 Nasional Ki Hajar

Senin, 20 November 2017 | 09.40 AM
Sosialisasi dan Penyuluhan Sistem Reproduksi di SD Model oleh Puskesmas Ngemplak

Senin, 20 November 2017 | 09.25 AM
SD Model menerima kunjungan dari mahasiswa UST

Selasa, 14 November 2017 | 08.15 AM
TK Model mendapat kunjungan dari KKP TK Cirebon

Sabtu, 11 November 2017 | 08.15 AM
Kunjungan dari Bedagai Sumatera Utara

Jumat, 3 November 2017 | 08.15 AM
Naya tampil di depan teman-teman sekolah

Rabu , 1 November 2017 | 08.15 AM
Prestasi Junior di SD Model Sleman

Rabu , 1 November 2017 | 08.00 AM
Partisipasi SD Model Sleman di pertandingan Piala Soeratin

Senin, 30 Oktober 2017 | 18.00 AM
Nayahani Juara 1 , Lomba mendongeng tingkat Nasional

Rabu, 18 Oktober 2017 | 14.00 AM
SD Model Studi Banding Ke SMAN 2 Bantul

Sabtu, 7 Oktober 2017 | 08.00 AM
Studi banding dari Gugus X Kec. Banjarsari, Surakarta

Sabtu, 23 September 2017 | 08:05 AM
Motivasi untuk siswa kelas 6 SD Model

Senin 17 Juji 2017 08:05 AM
HARI PERTAMA KE SEKOLAH

Kamis 1 Juni 2017 08:05 AM
Peringatan Hari Pancasila di "Model"

Senin 22 Mei 2017 12:39 PM
Gelar Potensi Siswa TK Model

Selasa 2 Mei 2017 07:52 AM
Hardiknas di SD Model Sleman

Sabtu 29 April 2017 08:22 AM
Semarak HUT TK dan SD Model

Kamis 27 April 2017 08:58 AM
Semarak Hari Kartini 2017

LINK TERKAIT